Pada bagian pertama telah dibahas bagaimana cara mengembangkan ide, judul, latar belakang, dan kajian Pustaka. Bagian kedua akan membahas mengenai siklus yang berisi  hasil penelitian  dan Tindakan siklus I.

5.Siklus

Tak mengapa jika langsung menentukan 2 siklus dengan setiap siklus 2 kali pertemuan.. Siklus 1 dan 2, pada dasarnya sama. Hanya yang perlu ada adalah hasil refleksi siklus 1 harus menampakkan bahwa belum sempurna atau belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan berbagai kendala. Itulah yang menjadi alasan dilakukannya siklus 2. Pada siklus 2 semua kendala diatasi dengan penambahan 1 atau 2 kegiatan baru yang merupakan penyempurnaan siklus 1.

Contoh :

  1. Subjek dan Lokasi Penelitian

   Penelitian dilakukan di SMA Negeri I Cikembar jalan Pelabuhan II   km. 20 cikembar  Sukabumi.  Sekolah ini memiliki 21 kelas rombongan belajar, masing-masing terdiri dari 7  kelas. Kelas yang dipilih  sebagai subjek penelitian  adalah siswa XII IPA- 3, dengan jumlah 38 siswa. Kelas tersebut digunakan sebagai subjek penelitian karena hanya 12 siswa dari jumlah 38 siswa yang tuntas. Dengan kata lain rata-rata hasil uji kompetensi  siswa yang mencapai KKM hanya 32% sehingga hasil belajarnya belum optimal. Oleh karena itu dibutuhkan  penanganan yang segera.

   Penelitian  ini  dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012. Alokasi waktu pembelajaran materi berpidato adalah 8 jam pelajaran. Dalam satu minggu 4 jam pelajaran, setiap jam pelajaran berlangsung tatap muka selama 45 menit. 

  1. Instrumen Penelitian

        Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan  instrumen pengumpulan data sebagai berikut:

  1. Tes Uji Kompetensi

        Tes Uji Kompetensi digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil belajar siswa yang berlangsung selama pembelajaran yaitu dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pebelajaran menulis deduktif dan induktif.

  1. Lembar Observasi

 Lembar observasi disusun untuk memperoleh gambaran langsung tentang kondisi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Leraning) di kelas.

  1. Prosedur Penelitian

             Adapun rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan model Kemmis dan  McTaggart. Menurut Kemmis dan McTaggart (Depdiknas, 2004:2), pelaksanaan tindakan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) meliputi empat alur ( langkah): (1) perencanaan tindakan ; (2) pelaksanaan tindakan ; (3) observasi; dan (4) refleksi. Alur(langkah ) pelaksanaan tindakan dimaksud dapat dilihat pada gambar berikut:

                            Gambar  I

 Alur Pelaksanaan Tindakan dalam Penelitian Tindakan Kelas

                 Model Kemmis dan McTaggart

   Secara garis besar tahapan-tahapan Penelitian Tindakan kelas ini dijabarkan sebagai   berikut :

     Perencanaan (Planing) Tahap perencanaan adalah rincian operasional  tindakan yang dilaksanakan. 

     Pelaksanaan  Tindakan (Action)

     Pelaksanaan tindakan merupakan pelaksanaan dari   perencanaan.

 Observasi(Observation)

 Tahap observasi dilakukan secara rinci dan seksama.

  1. Pengolahan Data

Adapun langkah-langkah pengolahan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengolah data  yang terkumpul
  2. Menyeleksi data
  3. Mengklasifikasikan dan mentabulasikan data.
  1. Menghitung Persentase
  2. Menyimpulkan hasil penelitian setelah data dianalisis, selanjutnya hasil penelitian dapat

            ditarik kesimpulan.

  1. Analisis Data

                Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik kuantitatif yang berupa perhitungan dan teknik kualitatf yang barupa uraian. Setelah data terkumpul dan diperiksa, bila memenuhi persyaratan maka data   analisisa tersebut ditabulasikan dalam tabel yang telah siap untuk diolah. Setelah dicek kebenarannya kemudian dihitung persentasenya.

    6 . Hasil dan Pembahasan

Pada bagian ini, sangat dianjurkan untuk memberikan grafik pencapaian terhadap kriteria-kriteria penilaian. Maka, grafik yang dibuat ada 3 grafik untuk masing-masing siklus. Grafik ini akan memberi gambaran nyata terjadinya peningkatan dari siklus I ke siklus II bahkan dapat ditambah sebelum siklus 1 ada prasiklus.

  1. Hasil Penelitian
  1. Kegiatan Pendahuluan

Sebelum melakukan tindakan  dalam penelitian ini, peneliti melakukan observasi awal di kelas. Hasil observasi menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahahasa Indonesia masih tergolong rendah.

Berdasarkan  hal tersebut, maka diputuskan untuk menggunakan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam materi menulis deduktif dan induktif di Kelas XII IPA- 3 SMA Negeri I Cikembar Kabupaten Sukabumi.

               . Berikut disajikan data hasil belajar siswa pada prasiklus.

                                                      Tabel 4.1

                            Data Hasil Belajar Siswa Pada Prasiklus

 

NO.

NAMA SISWA

Prasiklus

 

Nilai

Keterangan

 

1

AGUS KHAERUL

55 Belum  Tuntas

 

2

CHOIRIL HIDAYAT

60

Belum Tuntas

 

3

CHOIRUL HIDAYAT

55

Belum Tuntas

 

4

DEDE NURYANA S

55

Belum Tuntas

 

5

DIAN PERDIANSYAH

70

Tuntas

 

6

DINI HANDAYANI

55

Belum Tuntas

 

7

FERLI ANWARI

65

Belum Tuntas

 

8

FIKRA ROMADHONA

45

Belum Tuntas

 

9

FIKRI ROMADHONI

55

Belum Tuntas

 

10

INDAH PRATIWI

65

Belum Tuntas

 

11

IQBAL MAULANA

70

Tuntas

 

12

ISEP DEDE M.

60

Belum Tuntas

 

13

KIKI NURUL FATAH

65

Belum Tuntas

 

14

LAILA SARI

45

Belum Tuntas

 

15

LIA AMBARWATI

70

Belum Tuntas

 

16

LUJI PURNAMASARI

60

Belum Tuntas

 

17

MERI PASHA SAGITA

75

Tuntas

 

18

MUH. ARYA WIGUNA

50

Belum Tuntas

 

19

NENG NANA NURIANTAN

45

Belum Tuntas

 

 20

LISNAWATI

70

Tuntas

 

20

NURUL NURAENI

70

Tuntas

 

21

PARAMITA KARTIKA

AJUSTINA

70

Tuntas

 

22

RAHMAWATI

60

Belum Tuntas

 

23

RATRI DELA SUPRAPTI

65

Belum tuntas

 

24

RESTU NURHASANAH

75

Tuntas

 

25

REVI SEPTIANSYAH

70

Tuntas

 

26

RINA LISNAWATI

75

Tuntas

 

27

RINDA WIWIT WIDAYA

60

Belum Tuntas

 

28

RIZKI UTAMI

60

Belum Tuntas

 

29

SANTI SUSANTI

65

Belum Tuntas

 

30

SELVI DWI SRI MARLINA

55

Belum Tuntas

 

31

SINI NURHAYANI

75

Tuntas

 

32

SITI KOMARIAH

60

 Belum Tuntas

 

33

TIARA APRILIA SUKENDAR

55

 Belum Tuntas

 

34

TRIA ANDINI CIPTA YS

70

Tuntas

 

35

WAQID SANJAYA

60

Belum Tuntas

 

36

YUDHA WAHYU

TRIPRIAWAN

55

Belum Tuntas

 

37

YULI SETIYANI

70

Tuntas

 

38

FITRI WULANDARI

45

Belum Tuntas

 

 

  Rata-rata

61,58

 

 

  Nilai Tertinggi

75

 

 

 Nilai Terendah

45

 

 

 Jumlah Siswa Yang Tuntas

12

 

 

 Jumlah Siswa Yang Belum Tuntas

26

 

 

 Persentase Ketuntasan

32

 

 

 

 

 

Jika digambarkan dalam bentuk grafik, maka data hasil belajar pada prasiklus tersaji pada grafik

4.1 berikut sebagai berikut:

                                                    Gafik 4.1

                            Data Hasil Belajar Siswa Pada Prasiklus

 

   Berdasarkan table dan grafik 4.1 terlihat bahwa siswa hanya memperoleh  rata-rata nilai 61,58 dengan nilai tertinggi 70 dan nilai terendah 45. Siswa yang hasil belajarnya di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) hanya 12 orang atau 32%  dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 70. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan menulis deduktif dan induktif masih sangat rendah.

    Tindakan Siklus I

  1. Perencanaan Tindakan
  • Sebelum penyusunan rencana pembelajaran, peneliti melakukan identifikasi masalah dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada siklus I.

 

  1. Pelaksanaan Tindakan        
  • Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I, dilaksanakan dalam dua kali pertemuan.
  1. Observasi (Pengamatan)

 Dari hasil observasi siklus I, didapatkan bahwa dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi menulis paragraf deduktif dan induktif  dengan   menggunakan   metode Contextual Teaching and Learning (CTL), pada siklus I, guru telah menerapkanya sesuai dengan Rencana Pelakasanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disiapkan.

Bersambung………..

.